Skill yang jarang kamu latih pelan-pelan memudar.
AI bisa mempercepat kerja sekaligus mengurangi kesempatanmu berlatih.
Kalau bagian penting dari pekerjaan selalu diambil alih, kemampuan yang seharusnya makin tajam justru makin jarang dipakai.
Buku, learning path, collections, tutorial, dan prompts untuk membantu kamu memetakan pekerjaan dan memutuskan mana yang perlu kamu pegang sendiri serta mana yang bisa dibantu AI.


2/20
Harga saat ini
Rp 500.000per tahun
18 slot tersedia
Rp 250.000per tahun
2/20
Harga saat ini
Rp 500.000per tahun
18 slot tersedia
Rp 750.000per tahun
Rp 1.000.000per tahun
AI bisa mempercepat kerja sekaligus mengurangi kesempatanmu berlatih.
Kalau bagian penting dari pekerjaan selalu diambil alih, kemampuan yang seharusnya makin tajam justru makin jarang dipakai.
Yang terkikis bukan cuma skill membuat, tapi juga skill menilai.
Tanpa proses berpikir sendiri, jawaban yang terdengar meyakinkan jadi makin sulit dibedakan dari jawaban yang benar-benar tepat.
Volume output naik. Kualitas berpikir belum tentu ikut naik.
Kerja yang tampak selesai bisa memindahkan beban ke orang lain—karena mereka tetap harus memeriksa, memperbaiki, dan memberi konteks yang hilang.
Lebih cepat bukan selalu berarti lebih mampu.
Kalau setiap hambatan langsung diserahkan ke AI, kamu kehilangan bagian kerja yang biasanya membangun pemahaman dan ketahanan.
Pilih dengan sadar: mana yang AI ambil, mana yang dibantu, mana yang tetap kamu pegang.
Task Mapping · Ownership Quadrant · Execution Mode. Tiga langkah berurutan untuk memakai AI tanpa menyerahkan skill yang penting buatmu.
Slide 1 dari 5: Skill atrophy
Tiga rak yang kamu akses penuh setelah bergabung: Collections untuk 23 peran & kebutuhan kerja, Learn untuk buku dan latihan kebiasaan, Resources untuk direktori tools dan rujukan.
600+
task siap pakai
tiap task punya prompt-nya
250+
workflow
rata-rata 12 per collection
23
collection
13 peran, 10 kebutuhan
110+
tutorial & panduan fitur
4 tool, 29 tool di Resources
23 collection · 250+ workflow · 600+ task berprompt
Percepat pekerjaan di sekitar keputusan produk: riset, PRD, backlog, dan eksperimen.
Tiap workflow memuat serangkaian task berurutan untuk menyelesaikan pekerjaan nyata:
Output: Panduan wawancara (pembuka, pertanyaan inti, probe netral tanpa menggiring)
Bantu aku menyiapkan panduan wawancara pengguna. Tujuan riset: [apa yang ingin kupahami] Profil peserta: [siapa yang diwawancarai dan pengalaman yang relevan] Perilaku atau momen yang ingin digali: [kejadian nyata yang ingin direkonstruksi] Hipotesis atau asumsi awalku: [isi jika ada agar bisa diperiksa; tulis "belum ada" jika belum merumuskannya] Konsep atau solusi yang mungkin diuji di bagian akhir: [isi jika ada, atau tulis "tidak ada"] Buat panduan dengan urutan: 1. Skrip pembuka: tujuan sesi, izin mencatat, dan penegasan bahwa tidak ada jawaban benar/salah. 2. Pertanyaan inti untuk merekonstruksi kejadian terakhir: pemicu, langkah, keputusan, kebingungan, dan akibatnya. 3. Probe netral di bawah tiap pertanyaan inti. 4. Tandai pertanyaan yang masih berisiko menuntun dan berikan versi yang lebih netral. Output hanya panduan wawancara.
1 buku · 4 tool · 7 alur Usage & Habit
Buku panduan berpikir fundamental agar kemampuan analisis, nalar, dan penilaianmu tidak tumpul saat memakai AI sehari-hari.
Panduan mendalam cara memanfaatkan fitur spesifik dari 4 asisten AI utama untuk alur kerja profesional.
Latihan bertahap untuk membentuk kebiasaan kerja: dari memberi konteks, memeriksa hasil, hingga menimbang pilihan dengan AI.
29 tool · 80 feature guide · 15 istilah di glossary
Direktori komprehensif tool AI lintas 7 kategori: Assistants, Research, Writing, Design, Video/Audio, Coding, dan Automation.
15 istilah dan konsep AI paling krusial dijelaskan dengan bahasa manusia biasa dan contoh kasus sehari-hari.
Catatan riset diringkas jadi implikasi praktis, kurasi berita esensial tanpa hype, podcast mingguan, dan prompt rules kit.
Tier 1 sudah penuh. Harga naik tiap 20 slot terisi, bukan tiap tanggal tertentu. Yang kamu bayar sekarang tetap sama selama keanggotaanmu aktif.
Sebelum membayar: tier tahunan dibayar satu kali dan tidak diperpanjang otomatis. Tier Special tidak perlu diperpanjang. Pembayaran tidak dikembalikan karena perubahan keputusan atau karena kamu tidak lagi menggunakan Library. Pastikan alamat email Google yang dipakai sudah benar.
Dengan melanjutkan pembayaran, kamu menyetujui Ketentuan Akses dan Kebijakan Privasi.
Jaminan harga tetap: tagihanmu tidak akan naik selama keanggotaan tetap aktif, meskipun harga tier berikutnya meningkat.
Dibuat untuk siapa saja yang ingin mengadopsi AI secara kritis dan tetap menjaga ketajaman berpikir.
Mau belajar AI secara terarah tapi tidak tahu langkah pertamanya dari mana karena terlalu banyak info acak.
Lelah melihat konten hype AI dan promosi prompt instan, lalu bingung memilah mana yang benar-benar berguna.
Merasa daya analisis atau kemampuan berpikir kritis mulai tumpul karena terlalu sering menyalin hasil instan AI.

Educator, Content Creator, Product Builder in Education
Saya bekerja selama 10 tahun di bidang product & growth, termasuk di OLX, Gojek, Zenius, dan GovTech Edu. 2 tahun terakhir, saya menghabiskan waktu setiap hari untuk mencoba dan menggunakan berbagai tools. Selama itu, saya merasa banyak skill saya yang berkembang, tapi banyak juga yang menurun. Setelah ngobrol dan baca lebih banyak, saya pun menyadari banyak banget orang yang terjebak pakai AI sampai pelan-pelan mengikis kemampuan mereka: kerjaan selesai lebih cepat, tapi penilaian (judgement) mereka makin tumpul.
Library ini saya bangun karena kerangka untuk mengadopsi AI secara kritis dan aman belum tersedia dalam bahasa Indonesia.
Lewat .human Library, saya mau belajar bareng orang Indonesia buat gak cuma niru prompt instan, tapi bangun cara adopsi AI yang kepake jangka panjang, yang bikin kita tetap relevan dan tajam.